

Dalam dunia marketing, banyak brand memanfaatkan iklan sebagai media untuk mencapai objektif dari campaign yang mereka jalani. Salah satunya adalah untuk mendapatkan perhatian sebanyak mungkin dari audience untuk meningkatkan brand awareness. Target tersebut mendorong media advertising untuk ekspansi ke area-area dengan traffic tinggi, salah satunya adalah street furniture atau iklan pada fasilitas publik.
Artikel ini akan membahas lebih dalam mengenai street furniture advertising, apa saja jenisnya, bagaimana memanfaatkannya, hingga apa saja contoh dari street furniture advertising.
Apa Itu Street Furniture Advertising dan Mengapa Efektif?


Street furniture advertising atau iklan pada fasilitas publik adalah salah satu jenis iklan out-of-home (OOH advertising) yang memanfaatkan media pada fasilitas publik seperti bus shelters, bangku, kiosks, dan sebagainya dalam memasang iklan. Street furniture advertising banyak digunakan oleh brands karena menawarkan berbagai keunggulan, seperti terintegrasi dengan keseharian masyarakat, lokasi yang strategis pada pusat kota dan area transit dengan urban mobility tinggi, hingga penempatan yang sejajar dengan mata (at eye level) sehingga menarik perhatian secara alami tanpa mengganggu perjalanan para daily commuters.
Perbedaan Street Furniture dan Billboard


Walaupun sama-sama termasuk out-of-home (OOH), street furniture advertising berbeda dengan billboards. Billboard adalah media iklan berukuran besar yang berdiri sendiri, umumnya dipasang di titik strategis seperti persimpangan jalan atau jalan tol, dengan posisi tinggi di atas permukaan jalan untuk visibilitas maksimal.
Target audience billboards sangat luas, sehingga menghasilkan exposure tinggi dan impact besar. Namun, karena berada di area dengan lalu lintas cepat, dwell time cenderung singkat sehingga membuat brand perlu menyampaikan campaign yang jelas dan menarik dalam waktu singkat.
Sedangkan street furniture advertising menggunakan fasilitas publik untuk memasang iklan, yang biasanya terletak di jalanan padat pejalan kaki, atau di sekitar area transportasi umum, dimana orang melakukan transit sehingga dwell time tergolong lebih lama dengan exposure yang konsisten. Berbeda dengan billboards, posisi street furniture advertising berada pada level mata (at eye level) sehingga pesan campaign lebih mudah diperhatikan dan memungkinkan interaksi yang lebih dekat dengan audiences.
Street Furniture Advertising Ada Apa Saja? Jenis yang Paling Sering Digunakan Brands


Jenis-jenis street furniture advertising adalah sebagai berikut:
- Bus shelters / HalteMenjadi salah satu tempat transit yang ramai setiap harinya oleh penumpang transportasi umum, iklan pada bus shelters / halte memiliki paparan yang tinggi dan berulang sehingga cocok untuk meningkatkan brand awareness serta menciptakan engagement yang efektif dengan para audiens.
- MUPI (Panel Ads di Trotoar)MUPI adalah panel-panel iklan yang dipasang pada furniture outdoor untuk menyampaikan pesan atau iklan. MUPI biasanya ditemukan di area padat urban tengah kota dengan audiences yang beragam, sehingga total reach dari iklan tersebut maksimal. Jenis MUPI bisa berupa panel statis maupun panel digital dengan berbagai macam ukuran.
- Bangku tamanJenis iklan pada bangku taman atau bangku di area umum biasanya melibatkan visual yang terintegrasi dengan bangku tersebut sehingga menciptakan iklan yang natural dan membaur dengan sekitarnya. Visual yang unik dan menarik diharapkan dapat mendorong audiens untuk berinteraksi dan membagikannya di media sosial.
- Kiosks / Retail boothsIklan jenis ini memanfaatkan kiosks atau booth sebuah brand di ruang publik sebagai media iklan, biasanya ditemukan di area dengan traffic tinggi seperti trotoar, stasiun, dan pusat perbelanjaan.
Contoh Format Digital dan DOOH di Street Furniture


Iklan pada street furniture memiliki berbagai format, terutama secara digital. Diantaranya adalah:
- Dynamic content: iklan yang bergerak secara dinamis dengan menampilkan visual dalam bentuk video atau motion.
- Dayparting: iklan yang memiliki schedule tertentu, dimana iklan akan ditampilkan berdasarkan waktu yang sudah ditentukan.
- Interactive QR: iklan yang menggunakan QR code untuk meningkatkan interaksi audiens secara langsung.
5 Contoh Iklan Street Furniture yang Kreatif dan Efektif
- Halte full wrap branding


- Bench branding interaktif
- Shelter takeover dengan instalasi


- Digital panel


- QR-based activation


Instalasi Kreatif yang Menyatu dengan Fungsi Street Furniture
Instalasi iklan pada street furniture menghadirkan creative approach yang menyatu dengan fungsi sehari-hari. Bangku diubah tidak hanya menjadi tempat duduk, tapi menjadi sarana experiental iklan yang menarik perhatian. Halte pun dapat dimanfaatkan sebagai mini pop-up visual yang meningkatkan impact serta exposure sebuah brand. Pendekatan visual ini membuat iklan terasa lebih hidup dan mudah diingat oleh audiens.
Mengapa Lokasi High Traffic dan Transit Sangat Penting?


Menempatkan iklan di lokasi dengan high traffic dan pada area transit, terutama di urban city, menawarkan keunggulan yang paling utama, yaitu mobilitas yang padat dan ramai. Area seperti kantor, kampus, mall, dan stasiun memiliki jangkauan audience yang luas sehingga sangat efektif dalam menjangkau target audience dan meningkatkan brand awareness, menjadikan iklan OOH, terutama street furniture advertising media yang efektif dalam mendapatkan exposure dan reach yang tinggi setiap harinya (day to day).
Cara Membuat Iklan Street Furniture yang Menarik dan Berdampak


- Visual yang imersif dan kontras.
Design visual dari sebuah iklan sangat menentukan atensi yang diberikan oleh audiens. Penggunaan visual harus mencolok dan kontras, serta penggunaan huruf harus terlihat jelas untuk menarik perhatian.
- Isi pesan yang singkat
Pesan yang singkat dan mudah dipahami akan lebih efektif pada iklan street furniture, dikarenakan attention span audiens yang cenderung singkat.
- Lokasi yang tepat
Lokasi yang tepat dalam penempatan iklan sangat berpengaruh pada hasil dari iklan tersebut. Lokasi dengan lalu lintas tinggi menjadi pilihan yang tepat, seperti perkantoran, lokasi transit, dan perbelanjaan.
- Penggunaan CTA dan QR Code
Menggunakan CTA yang menarik serta format engagement seperti QR code mendorong iklan menjadi lebih interaktif, terukur, dan mampu mengarahkan audiens langsung ke aksi yang diinginkan.
Cara Mengukur Efektivitas Street Furniture Advertising


Hasil dan efektivitas dari street furniture advertising dapat diukur melalui:
- Traffic data, membantu menganalisa banyaknya pejalan kaki yang melewati area campaign.
- QR tracking, melihat total interaksi dari audiens melalui scan QR code.
- Store visit proxy, yaitu estimasi peningkatan kunjungan toko setelah exposure media iklan OOH.
- Brand search lift, pengukuran pencarian brand pada platform digital dan media sosial.
- Frequency vs reach, yaitu pengukuran antara frekuensi iklan dilihat dan luasnya audience yang dijangkau.
FAQ Seputar Street Furniture Advertising
Pertanyaan yang dijawab:
- Apa saja yang termasuk street furniture advertising?
Street furniture advertising mencakup fasilitas publik seperti bus shelters (halte), bangku taman, kiosks/retail booths, dan panel iklan seperti MUPI yang digunakan sebagai media pemasangan iklan di ruang publik.
- Apa itu outdoor advertising?
Outdoor advertising atau OOH adalah media iklan yang ditempatkan di luar ruang, seperti pada fasilitas publik atau area dengan traffic tinggi, untuk menjangkau audience secara luas dan meningkatkan brand awareness.
- Mengapa street furniture advertising efektif?
Karena terintegrasi dengan keseharian masyarakat, berada di lokasi strategis dengan mobilitas tinggi, serta ditempatkan sejajar mata (eye level), sehingga menarik perhatian secara natural dan menciptakan engagement yang lebih dekat.
- Bagaimana cara memilih lokasi street furniture yang tepat?
Pilih lokasi dengan high traffic seperti area perkantoran, mall, kampus, atau transportasi umum, agar iklan memiliki reach luas, exposure tinggi, dan mampu menjangkau audience secara efektif.














